Oleh: ikanbijak | Juli 3, 2009

KOMPETISI MOST-UNESCO-LIPI AWARD

CALL FOR PAPERS
KOMPETISI MOST-UNESCO-LIPI AWARD
KARYA TULIS TENTANG PELAKSANAAN HAK ASASI MANUSIA (HAM) DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF ILMU-ILMU SOSIAL DAN KEMANUSIAANBAGI ILMUWAN MUDA INDONESIA

Tema:
“Pelaksanaan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia dalam Perspektif Ilmu-ilmu Sosial dan Kemanusiaan”
Sub tema :
1. Hak-Hak Sosial (Social Rights)
2. Hak-Hak Ekonomi (Economic Rights)
3. Hak-Hak Sipil (Civil Rights)
4. Hak-Hak Politik (Political Rights)

Ketentuan peserta:
1. Usia peserta maksimum 35 tahun
2. Minimum lulusan Perguruan Tinggi
3. Memiliki track record dalam penelitian atau penulisan ilmiah (sertakan biodata lengkap)

Ketentuan Makalah:
1. Penelitian orisinil baik secara individu atau atas hasil kerja kelompok yang belum pernah diterbitkan.
2. Makalah yang diajukan merupakan analisis sosial dengan disertai pemecahan suatu masalah dalam perumusan kebijakan publik yang berkaitan dengan HAM dan dapat diimplementasikan.
3. Panjang tulisan antara 5000-8000 kata (tidak termasuk tabel dan diagram).
4. Ditulis dengan menggunakan huruf tahoma font 11, satu setengah (1,5) spasi.

Seleksi dan Penghargaan Pemenang:
Setiap makalah yang masuk akan diseleksi dan dinilai oleh tim Juri MOST dan seluruh makalah menjadi hak milik panitia. Lima makalah terbaik akan dipresentasikan dalam acara workshop MOST- UNESCO -LIPI dengan tema “HAM dalam perspektif Imu-ilmu Sosial dan Kemanusian”, untuk kemudian disaring dan dipilih menjadi tiga orang pemenang.
Ketiga pemenang akan menerima Penghargaan MOST UNESCO LIPI berupa sejumlah uang dan piagam. Karya Tulis pemenang akan dipromosikan untuk diterbitkan di Jurnal Masyarakat Indonesia dan/atau Journal of Indonesian Social Sciences and Humanities (JISSH)-Jurnal Internasional Ilmu Sosial-LIPI.

Pengiriman Makalah:
Makalah (dalam bentuk softcopy) dapat dikirimkan melalui e-mail ke mostlipi_09@yahoo.com, mostlipi.09@gmail.com, mostlipi_09@plasa.com dan diterima panitia paling lambat 15 Juli 2009.

Sekretariat Panitia:
Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (Deputi IPSK-LIPI), Gedung Widya Sarwono Lt 3
Jl. Gatot Subroto No 10, Jakarta Selatan
Indonesia, Tel./Fax. (021) 522 2085.
Contact Person : Endang S Soesilowati 081808243437
Bahtiar Rifai 08562717145

Penyelenggara:
MOST-UNESCO-LIPI
Atas kerjasama LIPI dengan Kantor UNESCO Jakarta

Judul: Lomba Karya Ilmiah Bank Indonesia 2009 Di Bidang Stabilitas Sistem Keuangan
Lampiran:
1. Poster Lomba (681 Kbytes)
2. Formulir Pendaftaran (35 Kbytes)
3. Pernyataan Keaslian (26 Kbytes)

Latar Belakang:
Terjadinya krisis keuangan di berbagai belahan dunia terutama sejak tahun 1990 menelan biaya yang sangat besar baik secara sosial maupun politik. Hal ini mengakibatkan muncul fungsi baru yang menjadi perhatian
utama bank sentral mengenai pentingnya menjaga stabilitas sistem keuangan. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa stabilitas sistem keuangan dan perekonomian memiliki korelasi yang positif. Selain itu, dalam menghadapi krisis keuangan bank sentral memiliki peran strategis untuk memitigasi terjadinya instabilitas sistem keuangan. Melalui instrumen dan kebijakan yang dimiliki, bank sentral dapat segera mengurangi tekanan likuiditas sehingga mempercepat pemulihan kepercayaan masyarakat, dan menetapkan kebijakan yang tepat atas dasar hasil monitoring dan suveillance terhadap sistem keuangan. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, pada tahun 2003 Bank Indonesia menetapkan misi berupa “mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah melalui kestabilan moneter dan pengembangan stabilitas sistem keuangan untuk pembangunan nasional jangka panjang yang berkesinambungan”.
Pengalaman krisis membuktikan bahwa semakin kompleks dan terintegrasinya sistem keuangan mengandung konsekuensi semakin meningkatnya risiko di sistem keuangan yang bersifat sistemik. Kegagalan sistem keuangan pada gilirannya akan mempengaruhi pertumbuhan perekonomian. Dengan demikian, merupakan tantangan bagi Bank Indonesia dalam pencapaian misinya dimaksud.Sehubungan dengan hal itu, memberikan kesempatan kepada masyarakat khususnya akademisi dan masyarakat umum untuk berperan aktif dalam pengembangan stabilitas sistem keuangan, Bank Indonesia menyelenggarakan lomba karya ilmiah dengan tema “Stabilitas Sistem Keuangan dan Tantangan Peran Bank Indonesia ke Depan”.
Adapun peserta dapat memilih sub tema yang terkait dengan :

1. Stabilitas Sistem Keuangan dan Struktur Sistem Keuangan
2. Stabilitas Sistem Keuangan dan Pengembangan Sistem Deteksi Dini
3. Stabilitas Sistem Keuangan dan Sistem Pengawasan

Ketentuan Lomba
1. Peserta terbuka untuk masyarakat umum, baik perorangan maupun kelompok. Perlombaan ini tertutup bagi karyawan Bank Indonesia dan pihak yang terafiliasi dengan Bank Indonesia.
2. Naskah asli, bukan saduran/terjemahan, dan merupakan hasil pemikiran penulis sendiri atau kelompok yang belum pernah dipublikasikan di media massa.
3. Judul bebas sepanjang mengacu pada tema.
4. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.
5. Tulisan paper harus mengikuti petunjuk penulisan yang disyaratkan panitia.
6. Peserta lomba diwajibkan mengisi formulir registrasi dan pernyataan keaslian karya ilmiah, sebagaimana terlampir.
7. Karya ilmiah harus disertai dengan biodata penulis, lengkap dengan alamat, telepon, rekening bank dan e-mail yang dapat dihubungi. Diharuskan untuk menulis biodata dalam bentuk CV (curriculum vitae) lengkap.
8. Karya ilmiah dikirimkan dalam bentuk softcopy (file pdf dan MS word) dan dalam bentuk hardcopy sebanyak 1 (satu) eksemplar, beserta CV, formulir registrasi dan pernyataan keaslian karya ilmiah (terlampir) dalam 1 amplop tertutup dan dipojok kiri atas ditulis Lomba Karya Ilmiah SSK 2009.
9. Tata cara penyampaian karya ilmiah tersebut di atas adalah sebagai berikut :
• Dalam bentuk softcopy (file pdf dan word) paling lambat 14 September 2009 dapat dikirimkan ke alamat email: dpnp.bssk@gmail.com.
• Dalam bentuk hardcopy melalui pos paling lambat tanggal 14 September 2009 (cap pos) atau di antar langsung paling lambat tanggal 14 September 2009 pukul 16.00, ke alamat :

Panitia Lomba Karya Ilmiah SSK 2009
BIRO STABILITAS SISTEM KEUANGAN
Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan, Bank Indonesia
Gedung A, Lt. 9, JI. M.H. Thamrin No.2
Jakarta Pusat, 10350
10. Beberapa hasil riset terkait topik Stabilitas Sistem Keuangan dapat dilihat di:
http://www.bi.go.id/web/id/Publikasi/Perbankan+Stabilitas+Keuangan
http://w4.stern.nyu.edu/news/news.cfm?doc_id=101000
http://www.cepr.org/pubs/new-dps/dplist.asp?dpno=6984.asp
11. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi lkissk09@bi.go.id

Penentuan Pemenang dan Penghargaan
1. Dewan Juri adalah wakil dari akademisi.
2. Kriteria penjurian antara lain kesesuaian riset yang dilakukan dengan topik yang dipilih, metodologi riset yang digunakan, sistematika penulisan, penguasaan masalah dan rekomendasi kebijakan.
3. Bank Indonesia akan mengundang maksimum 8 (delapan) finalis untuk melakukan presentasi kepada dewan juri.
4. Bank Indonesia akan menanggung biaya transportasi dan akomodasi di wilayah Indonesia bagi finalis yang terpilih (maksimal 2 orang peserta bagi peserta kelompok).
5. Keputusan akhir pemenang setelah finalis mempresentasikan karyanya.
6. Keputusan Dewan Juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
7. Pemenang akan diumumkan melalui website BI, dan pemenang juga akan dihubungi melalui e-mail, surat atau telepon.
8. Hak cipta karya ilmiah yang telah dikirimkan tetap menjadi hak cipta penulis, namun Bank Indonesia berhak menyimpan salinan karya ilmiah sebagai arsip.
9. Hak cipta karya ilmiah pemenang tetap menjadi hak cipta penulis, namun Bank Indonesia berhak mempublikasikannya.

Hadiah:
Bank Indonesia menyediakan total hadiah senilai Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah)* bagi para penulis karya ilmiah terbaik berikut trofi dan sertifikat dengan rincian sebagai berikut :
- Pemenang I Rp. 40.000.000,-
- Pemenang II Rp. 25.000.000,-
- Pemenang III Rp. 15.000.000,-
- 2 ( dua) Pemenang Nominasi Utama @ Rp. 10.000.000,-
* Pajak Hadiah ditanggung pemenang

Informasi lebih jelas, klik :
http://ajangkompetisi.com/lomba-karya-ilmiah-bank-indonesia-2009.html

Oleh: ikanbijak | Juli 1, 2009

Lomba Foto PILPRES 2009

Lomba Foto PILPRES 2009

Dalam rangka memeriahkan dan mendokumentasikan event Pemilihan Umum Presiden dihadirkan sebuah kompetisi fotografi dengan tema “Jepret Pesta Demokrasi, Sukseskan PILPRES 2009″, sebuah kompetisi yang memberikan kesempatan bagi para fotografer untuk berlomba menampilkan karya terbaiknya.

Peserta Lomba
1. Peserta lomba adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di seluruh Wilayah Kesatuan Republik Indonesia.
2. Peserta wajib mendaftarkan dirinya di PasarKreasi.com dengan menggunakan nama asli sesuai dengan KTP/Identitas resmi yang berlaku di Indonesia.
3. Peserta yang mengirimkan foto dengan nama orang lain akan dikenakan sanksi diskualifikasi dan tidak dapat menjadi juara. Sanksi tersebut bisa dijatuhkan ke peserta lomba foto tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Hadiah
Kompetisi ini memperebutkan hadiah sebagai berikut:
• Juara 1 : Rp. 4.500.000,-
• Juara 2 : Rp. 2.500.000,-
• Juara 3 : Rp. 1.500.000,-
• Juara Harapan 1 : Rp. 1.000.000,-
• Juara Harapan 2 : Rp. 500.000,-
Dewan Juri
• Arbain Rambey
• Budhi Ipoeng
• Komunitas FOTO135
• Tim PasarKreasi.Com
Waktu Perlombaan
• Penerimaan/Upload foto : 12 Mei 2009 s/d 12 Juli 2009
• Batas akhir penerimaan upload foto : 12 Juli 2009 pukul 20:59:59 WIB
• Penjurian foto : 12 Juli 2009 s/d 23 Juli 2009
• Penentuan Pemenang : 24 Juli 2009
• Pengumuman Pemenang : 29 Juli 2009
Tata Cara Perlombaan
1. Foto untuk lomba dikirim online via www.pasarkreasi.com
2. Tata Cara Sign-up dan Upload Foto Peserta lomba adalah anggota situs pasarkreasi.com. Bagi peserta yang belum menjadi anggota silakan untuk mendaftar terlebih dahulu di alamat: www.pasarkreasi.com/member/daftar
3. File foto yang diupload wajib diberi nama dengan mengikuti format:nama lengkap_judul foto.jpg.
4. Foto yang diupload wajib diberi cerita singkat tentang latar belakang foto tersebut. Informasi yang wajib dicantumkan adalah pada deskripsi foto adalah: Cerita Singkat Foto, Hari – tanggal dan lokasi pengambilan foto.
5. Mekanisme upload foto mengikuti aturan mekanisme di pasarkreasi.com
Syarat dan Ketentuan
Obyek Foto
1. Seluruh obyek yang berkaitan dengan pesta demokrasi dalam tahapan pemilihan Presiden 2009 selama periode lomba. Obyek foto yang dihasilkan bisa langsung berkaitan dengan tema lomba ataupun bersifat simbolik dan tidak boleh mendeskreditkan/ menjelekkan/ menghina kandidat atau semua hal yang terkait dengan kandidat presiden.
2. Foto harus sesuai dengan norma-norma dan peraturan yang berlaku di masyarakat.
3. Tidak boleh mengandung unsur SARA dan politik serta tidak melanggar hukum negara Indonesia.
4. Harus melambangkan atau terkait dengan suasana event terkait.
5. Obyek foto yang diupload oleh kreator adalah sepenuhnya menjadi tanggung jawab kreator dan pihak Telkom serta pasarkreasi.com dibebaskan dari segala jenis tuntutan.
Foto yang diperlombakan
• Media foto adalah digital.
• Warna foto adalah bebas.
• Foto merupakan hasil karya selama 1 Mei – 12 Juli 2009 .
• Tidak diperkenankan mencantumkan unsur non fotografis pada foto, misalkan tanda tangan, frame digital, dan atau gambar dalam bentuk apapun.
• Olah digital diperkenankan sebatas kamar gelap (Contras, Hue, Cropping, Dodging, Burning, Saturation, Level, Curve, Noise Reduction/Dust Removing).
• Montase foto tidak diperkenankan dan data EXIF harus tetap terjaga/tidak ada pengubahan data-data vital pada foto.
• Format foto mengikuti aturan di Pasarkreasi.com
• Seluruh konten yang ada di dalam hasil foto merupakan tanggung jawab dari fotografer, termasuk di dalamnya apabila menggunakan model dan/atau properti lainnya. Panitia lomba bebas dari tuntutan pemilik properti dan/atau model yang disertakan dalam lomba foto.
• Foto belum pernah dipublikasikan di media apapun dan atau belum pernah memenangkan kontes lomba foto.
Info Tambahan
1. Pihak PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk berhak menggunakan foto-foto pemenang untuk kepentingan promosi dan publikasi PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk terhitung sejak tanggal pengumuman pemenang ( 29 Juli 2009).
2. Pemenang Kontes Foto wajib menyerahkan foto copy identitas diri resmi (KTP/SIM/Paspor) yang masih berlaku dan wajib menyerahkan foto asli dalam format digital (*.jpg) pada saat penyerahan hadiah, dengan ketentuan teknis adalah Sisi terpendek minimum 2500 pixel dan Format JPG kualitas maksimum.
3. Hak Publikasi / Hak Pakai foto kontes ini ada pada PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk terhitung sejak tanggal pengumuman pemenang tanpa biaya tambahan selama 1 (Satu) Tahun, tetapi Hak cipta foto tetap melekat pada fotografer.
4. Peserta menyatakan tunduk pada seluruh ketentuan yang berlaku dalam foto lomba ini.
5. Keputusan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Oleh: ikanbijak | Juni 30, 2009

Festival Novel Menggugah Pro-U Media

Festival Novel Menggugah Pro-U Media

Sejak 2003 Pro-U Media memunculkan karya-karya yang berawal dari kehidupan sehari-hari lewat penyajian ringan dan mudah dipahami. Banyak penulis yang bersama Pro-U Media; memberikan inspirasi, semangat, dan gugahan hidup kepada para pembaca dan masyarakat luas. Beberapa kali kami adakan event tingkat nasional, seperti pada tahun 2006 kami adakan lomba kepenulisan tingkat nasional yang diikuti 1500 lebih karya.

Pertengahan tahun 2008 kami adakan Festival Film Indie tingkat nasional yang memperebutkan Trophy Menpora, alhamdulillah sukses. Kini, giliran Anda untuk untuk bergabung bersama kami untuk bersama-sama menggugah dan mencerahkan masyarakat agar hidup lebih baik dan berbarokah melalui karya-karya sastra.

1. Tahapan Lomba
• Pengiriman Karya : 1 Maret – 31 Juli 2009
• Proses Penjurian : 1 Agustus – 30 September 2009
• Pengumuman Pemenang : 10 Oktober 2009

2. Hadiah
Trophy Menteri Negara Pemuda dan Olahraga dan Total Hadiah senilai Rp. 30.000.000,-
Juara I : Trophy, Uang pembinaan Rp. 10.000.000,- , dan paket buku senilai Rp. 3.000.000,-
Juara II : Trophy, Uang pembinaan Rp. 6.500.000,-, dan paket buku senilai Rp. 3.000.000,-
Juara III : Trophy, Uang pembinaan Rp. 4.500.000,-, dan paket buku senilai Rp. 3.000.000,-
Hasil karya Juara I-III akan diterbitkan di Pro-U Media (syarat dan ketentuan berlaku).
Bagi naskah yang tidak juara tapi memenuhi kriteria terbit, Pro-U Media akan menerbitkannya, dan penulis berhak mendapat honorarium atas penerbitan naskahnya itu.

3. Ketentuan Lomba
• Novel harus karya asli penulis/pengarang; bukan terjemahan atau saduran.
• Novel dengan materi yang menggugah, boleh fiksi atau pengalaman nyata.
• Novel tidak bermuatan pornografi dan SARA.
• Novel belum pernah dipublikasikan di media massa, dan tidak sedang diikutsertakan dalam perlombaan lain.
• Novel diketik dengan komputer dalam kertas A4 spasi 1,5. Panjang 150-400 halaman; Times New Roman 12 point, dan diberi nomor halaman.
• Peserta boleh mengirim lebih dari satu karya.
• Naskah dikirim dalam bentuk print out disertai sinopsis cerita, biodata penulis dan fotokopi pengenal (KTP/KTM/SIM/ Paspor).
Informasi/pertanyaan bisa ke proumedia@gmail.com atau telepon ke 0274-376301 selama jam kerja (Pukul 09.00-16.00 WIB)

LOMBA TULIS ARTIKEL PUSTAKA NASIONAL
“CINTA PERPUSTAKAAN INDONESIA”

KEGIATAN
Dalam rangka Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Membaca Nasional, Teratama Technology System bersama:
Dinas Pendidikan Propinsi DIY
Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi DIY
Ikatan Pustakawan Indonesia – IPI Propinsi DIY
Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca – GPMB Indonesia
Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi – FPPTI DIY
Forum Perpustakaan Sekolah Indonesia – FPSI DIY
BAPUSDA Kabupaten Bantul
Tokoh Pustakawan Senior

menyelenggarakan “LOMBA TULIS ARTIKEL NASIONAL 2009” dengan topik pilihan:
Perpustakaan Ideal
Membangun masyarakat cinta perpustakaan

WAKTU PELAKSANAAN
Waktu pengumpulan naskah artikel: tanggal 15 Februari 2009 sampai 30 September 2009
Waktu pengumuman hasil lomba: tanggal 17 November 2009.*)jika diperlukan sewaktu2 panitia akan konfirmasi
Penyerahan hadiah: tanggal 27 November 2009
Publikasi Artikel terpilih: tanggal 17 November 2009 sampai waktu yang tidak terbatas.

PERSYARATAN PENULISAN
Naskah ditulis menggunakan Bahasa Indonesia yang baku dengan tatabahasa dan ejaan yang disempurnakan.
Naskah belum pernah diterbitkan atau dipublikasikan sebelumnya.
Mencantumkan topik pilihan dan judul artikel.
Naskah diketik komputer dengan font: time new roman, size: 12, spasi baris: 1,5 pt., ukuran kertas A4, Jumlah halaman minimal 5 dan maksimal 8.

PENGIRIMAN NASKAH
Naskah dikirim disertai lampiran identitas yang meliputi: Nama penulis, Tanggal Lahir, Jenis Kelamin, Alamat, Pekerjaan, Asal Instansi, No.KTP/SIM, Pas foto 4×6 dan Kontak person.
Naskah dapat dikirim dalam format softfile maupun printout.
Naskah dikirimkan melalui:
Email: panitialomba@teratama.com
Pos surat: Hotel Borobudur Jl. Magelang Km.6,3 Jombor Yogyakarta 55284
Langsung ke sekretariat panitia: Hotel Borobudur Jl. Magelang Km.6,3 Jombor Yogyakarta 55284 ( Kantor Teratama )
Naskah yang telah sampai kepada panitia akan segera di posting/diumumkan di Internet, dengan alamat www.teratama.com/lomba
Panitia tidak bertanggungjawab terhadap pengiriman naskah yang tidak sampai ke tangan panitia.
Peserta yang telah mengirimkan naskah lebih dari 10 hari dan tidak menemukan nama dirinya di pengumuman peserta dapat konfirmasi ke panitia melalui email panitialomba@teratama.com atau melalui telephone 02747002300, 081227444464

SELEKSI
Seleksi Administrasi oleh panitia
Seleksi Materi oleh Juri

ASPEK YANG DINILAI
Kreativitas: Kemampuan memunculkan permasalahan, ide, gagasan yang realistis dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegunaan: Hasil penilisan memberikan sumbangan pemikiran yang aplikatif terhadap perkembangan minat baca masyarakat & kwalitas layanan perpustakaan
Penulisan:
Sistematika penulisan: meliputi pendahuluan, permasalahan, tujuan, landasan teori, pembahasan, kesimpulan & saran.
Penulisan dengan bahasa ilmiah populer
Penulisan menyebutkan sumber (referensi pustaka)

PESERTA
Masyarakat umum, Pelajar, Mahasiswa, Pustakawan

HADIAH LOMBA
Juara I mendapat uang sejumlah Rp. 3.000.000,- plus hadiah sponsor
Juara II mendapat uang sejumlah Rp. 2.000.000,- plus hadiah sponsor
Juara III mendapat uang sejumlah Rp. 1.000.000,- plus hadiah sponsor
20 Besar mendapat kenangan dari sponsor
Sertifikat
Tropi
Juara 1,2,3 masing masing mendapatkan plus Rp 500.000,- dari sponsor BPRS – Bank Perkreditan Rakyat Syariah BAROKAH DANA SEJAHTERA

Sumber Resmi :http://www.teratama.com/lomba/

LOMBA MENGULAS KARYA SASTRA LMKS 2009 PROGRAM REGULER

MOTO

Menyelami sastra, Memperluas cakrawala bahasa, Memperkokoh Budaya Bangsa.

PERSYARATAN PESERTA
1. Peserta adalah guru Bahasa dan Sastra Indonesia SMA/SMK/MA dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Kepala Sekolah.
2. Belum pernah lolos dalam 25 besar LMKS sebelumnya.

PERSYARATAN TULISAN
1. Tulisan adalah karya asli dan belum pernah dipublikasikan di media manapun.
2. Bentuk ulasan dapat berupa esai dengan penyajian yang jelas, enak dibaca dan ditunjang kepustakaan yang memadai.
3. Panjang tulisan 5 – 20 halaman kuarto, 1,5 spasi (1500 – 6000 kata).
4. Tulisan merupakan ulasan terhadap salah satu buku sastra yang telah ditetapkan (lihat daftar).
5. Peserta diharuskan mengulas sebuah buku sastra secara utuh, bukan hanya satu puisi/cerpen. Membandingkan dengan karya lain diizinkan.
6. Peserta boleh mengirim lebih dari 1 (satu) naskah, dengan catatan hanya satu naskah terbaik yang akan dipertimbangkan menjadi pemenang.
7. Di halaman akhir tulisan (halaman terpisah), ditulis identitas dan alamat lengkap penulis serta no. telepon/HP yang dapat dihubungi.

PENGIRIM TULISAN
1. Tulisan sebanyak 3 rangkap dimasukan amplop, pada bagian luar ditulis “LMKS PROGRAM REGULER 2009” diantar langsung atau dikirim paling lambat tanggal 10 Agustus 2009 (stempel pos).
2. Tulisan dikirim ke alamat :

Departemen Pendidikan Nasional
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Kegiatan Pembinaan Pendidikan Estetika pada Subag RT. Bagian Umum
Setditjen Mandikdasmen, Gedung E Lantai 14,
Jl. Jend. Sudirman, Senayan, Jakarta 10270.

PENGUMUMAN PEMENANG
1. Panitia akan memilih 15 peserta terbaik untuk mengikuti seleksi final di Jakarta.
2. Selama mengikuti seleksi final di Jakarta, panitia menyediakan biaya transportasi dan akomodasi.
3. Pemenang LMKS 2009 akan diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2009.

HADIAH
1. Panitia menyediakan hadiah berupa uang tunai sebagai berikut :
- Pemenang 1 RP. 6.500.000,-
- Pemenang 2 RP. 6.000.000,-
- Pemenang 3 RP. 5.500.000,-
- Pemenang 4 RP. 5.000.000,-
- Pemenang 5 RP. 4.500.000,-
- Pemenang 6 s.d. 10 RP. 4.000.000,-
- Pemenang 11 s.d. 15 RP. 3.500.000,-
2. Pajak hadiah sebesar 15% (PPH psl 21) ditanggung pemenang.
3. Kepada semua peserta akan diberikan piagam penghargaan.

KETENTUAN PANITIA
1. Depdiknas berhak menerbitkan dan menggandakan naskah yang terpilih.
2. Keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

LAIN – LAIN
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi panitia penyelenggara :
Kegiatan Pembinaan Pendidikan Estetika Jakarta Subag RT, Bagian Umum Setditjen Mandikdasmen.
Telp. (021) 5725616, atau 5725061 (pesawat 6402)
Email : estetika.mandikdasmen@yahoo.co.id
Untuk mengetahui Daftar Pilihan Buku untuk diulas peserta, silakan kunjungi situs: www.mandikdasmen.depdiknas.go.id. Di situs tersebut juga ada informasi tentang Lomba Menulis Cerita Pendek bagi para guru.

Oleh: ikanbijak | Juni 30, 2009

KISAH 2009 (Kontes Inspirasi dan Harapan)

KISAH 2009 (Kontes Inspirasi dan Harapan)

KISAH (Kontes Inspirasi dan Harapan) adalah lomba menulis tahunan yang diselenggarakan oleh ESENSI, divisi penerbitan Erlangga Group. Lomba Kisah 2009 ini mengangkat kisah sejati yang memberi inspirasi dan harapan, dengan tema berikut.

“Cinta Melampaui Masa”

Melalui KISAH, Esensi ingin menggugah hati semua orang untuk berbagi kisah yang memberi inspirasi dan semangat hidup pada pembacanya.

Syarat dan Ketentuan:
01. Peserta adalah warga negara Indonesia laki-laki maupun perempuan berusia minimal 18 tahun.
02. Tulisan bisa berisi kisah hidup pribadi, keluarga, atau orang lain berisi perjuangan hidup dan mendorong semangat sesama untuk meraih hidup yang lebih baik.
03. Cerita ditulis dalam format narasi, baik dalam sudut pandang orang pertama (aku) atau orang ketiga.
04. Kisah yang diceritakan adalah kisah nyata, bukan rekaan, terjemahan, saduran, atau jiplakan.
05. Karya yang dikirimkan harus orisinal, belum pernah dipublikasikan, baik di media elektronik maupun cetak, dan belum pernah diikutsertakan dalam sayembara lain.
06. Naskah diketik dengan komputer sepanjang 10 – 30 halaman A4, jenis huruf Times New Roman 11, dan spasi 1,5.
07. Naskah dikirim dalam bentuk print out dan file (dalam CD). Sertakan biodata singkat penulis dan narasumber (jika menceritakan tentang orang lain), alamat lengkap, nomor telepon,dan foto kopi KTP. Tuliskan KISAH di sebelah kiri atas amplop.

Kirimkan naskah ke:
Panitia KISAH
Divisi ESENSI, Penerbit Erlangga
Jl. Haji Baping Raya No. 100
Ciracas, Pasar Rebo,
Jakarta Timur, 13740

Atau via e-mail ke:
• kisah@erlangga.netAlamat e-mail ini telah diblok oleh spam bots, Anda membutuhkan Javascript untuk melihatnya
• lomba_kisah@yahoo.comAlamat e-mail ini telah diblok oleh spam bots, Anda membutuhkan Javascript untuk melihatnya

08. Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 naskah.
09. Naskah yang masuk sepenuhnya menjadi milik panitia.
10. Naskah paling lambat diterima pada 31 Juli 2009.
11. Keputusan juri mengikat, tidak dapat diganggu gugat, dan tidak diadakan surat-menyurat
12. Untuk keterangan lebih lanjut klik http://www.erlangga.co.id

Hadiah:
1. Pemenang 1 memperoleh uang sebesar Rp. 5.000.000. dan hadiah sponsor.
2. Pemenang 2 memperoleh uang sebesar Rp. 3.000.000. dan hadiah sponsor.
3. Pemenang 3 memperoleh uang sebesar Rp. 2.000.000. dan hadiah sponsor.
4. Sepuluh karya terbaik akan diterbitkan dalam bentuk buku oleh Penerbit Erlangga sebanyak 10.000 eksemplar

Juri:
Zara Zettira (Penulis Novel dan Skenario Sinetron)
Alvin Adam (Juri Tamu)

Oleh: ikanbijak | Juni 29, 2009

Menantikan Asuransi Nelayan

Menantikan Asuransi Nelayan
Akhmad Solihin

Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara), M.Riza Damanik mengungkapkan bahwa hasil laporan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) pada 2008, setidaknya terdapat 24 ribu nelayan di dunia tewas di laut saat bekerja akibat pengaruh cuaca ekstrim (Republika, 7 Mei 2009). Lantas yang menjadi pertanyaan kemudian adalah, berapa jumlah nelayan Indonesia yang meninggal akibat kecelakaan laut ? Nampaknya susah untuk menjawab pertanyaan tersebut, karena lemahnya sistem kearsipan atau pendataan di negeri ini.
Terlepas pertanyaan tersebut di atas, kebutuhan lembaga jaminan sosial nelayan berupa asuransi dalam rangka mempertahankan kelangsungan hidup sangat diperlukan oleh semua kalangan masyarakat nelayan. Hal ini dikarenakan, asuransi tidak hanya bertujuan sebagai jaminan dalam kecelakaan kerja, akan tetapi lebih dari pada itu, kehadiran lembaga asuransi tersebut diharapkan dapat meringankan beban nelayan dari kegiatan penangkapan ikan yang penuh dengan ketidakpastian (uncertainty) dan lilitan lingkaran setan kemiskinan (vicious circle).
Namun demikian, dengan kondisi kelembagaan asuransi sekarang, harapan tinggal harapan, karena perusahaan-perusahaan asuransi yang berkembang di Indonesia masih “alergi” untuk menjadikan nelayan, apalagi nelayan kecil dan nelayan buruh sebagai nasabahnya. Hal ini dapat dimengerti, mengingat kehidupan nelayan yang penuh diselimuti dengan ketidakpastian dan pendapatan mereka belum mencukupi untuk membayar premi asuransi.

Kepedulian Bersama
Sebagaimana yang diungkapkan di atas, bahwa masyarakat nelayan tidak menarik untuk dijadikan nasabah atau pemegang polis oleh sebagain besar lembaga asuransi. Meski di tengah “ketidakpedulian” tersebut, terdapat beberapa lembaga asuransi yang mau “menceburkan” diri kepada program asuransi nelayan, salah satunya adalah AJB Bumiputera 1912.
Mulai pada tanggal 15 Desember 2004, sebanyak 15.960 nelayan yang berdomisili di luar kawasan pantai utara Pulau Jawa mengikuti program asuransi jiwa. Nilai premi yang dikeluarkan sebanyak Rp 399 juta serta nilai pertanggungan Rp 47,88 miliar. Program itu terlaksana atas biaya Departemen Kelautan (DKP) dan Perikanan yang bekerja sama dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) dan AJB Bumiputera 1912. Bantuan pembiayaan asuransi itu diberikan DKP hanya selama dua tahun. Setelah itu, diharapkan timbul kesadaran sekaligus kemandirian nelayan untuk mengikuti program asuransi (Kompas, 15 Desember 2004). Sungguh suatu bentuk kepedulian bersama yang patut dikembangkan secara massal untuk seluruh masyarakat nelayan Indonesia.
Sebenarnya, jaminan sosial nelayan sudah melembaga sejak jaman penjajahan, yaitu pada tahun 1850-1940 melalui sistem lisensi yang melakukan penarikan pajak sektor penangkapan ikan berdasarkan transaksi sewa-menyewa antara pachter dan pemerintah. Dalam hal ini, pachter tidak saja menyediakan modal, akan tetapi juga sebagai penampung dan penyalur produksi ikan para nelayan (Susilo, Kompas, 13 September 2006).
Lebih lanjut Susilo mengungkapkan bahwa pada era orde baru, Pemerintah juga membangun sistem kelembagaan jaminan sosial nelayan melalui Koperasi Unit Desa (KUD) Mina yang merupakan introduksi dari KUD dikembangkan di kawasan pertanian padi sawah. KUD Mina dan tempat pelelangan ikan (TPI) yang dibangun di kawasan pesisir dimaksudkan untuk menghentikan praktik hubungan sosial ekonomi yang dibangun antara tengkulak dan nelayan yang ditengarai sebagai bentuk hubungan yang eksploitatif.
KUD Mina menjalankan programnya melalui usaha pengelolaan pemberian jaminan sosial bagi nelayan, dimana dana tersebut dipotong dari retribusi setiap hasil tangkapan ikan. Namun demikian, umumnya program ini kurang begitu berhasil karena kurangnya transpransi dalam pengelolaan dana retribusi dan ketidakkonsistenan dalam pengembalian dana retribusi. Akibatnya adalah, nelayan tidak mau menjual hasil tangkapannya ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Dengan demikian, ”mangkirnya” nelayan dari TPI akan berdampak pada ketiadaan dana retribusi yang masuk.

Kebutuhan Asuransi
Meski tidak mudah mengintrodusir sistem asuransi kepada masyarakat nelayan, karena di samping kurangnya pendidikan juga disebabkan rendahnya pendapatan, namun keberpihakan lembaga-lembaga asuransi diharapkan dapat memberikan kesadaran akan pentingnya jaminan hidup. Menurut Kusnadi (2007), program asuransi sebagai tulang punggung jaminan sosial bagi nelayan memiliki alasan yang kontekstual untuk diikuti oleh nelayan. Pertama, kegiatan melaut adalah kegiatan yang memiliki nilai spekulatif tinggi sehingga nelayan tidak bisa memprediksi jumlah pendapatan yang bisa dibawa pulang. Kedua, investasi di sektor perikanan memerlukan biaya yang besar sehingga dibutuhkan biaya yang besar pula. Ketiga, kegiatan melaut sangat beresiko terhadap keselamatan jiwa dan kesehatan badan. Keempat, kawasan pesisir umumnya rawan penyakit dan rendahnya kualitas sumberdaya manusia jika dilihat dari rata-rata tingkat pendidikan masyarakatnya.
Berdasarkan keempat hal tersebut di atas, sudah dapat dipastikan bahwa masyarakat nelayan sangat membutuhkan lembaga jaminan sosial dalam rangka kelangsungan hidupnya. Selain itu, dengan berdasar pada keempat hal tersebut juga, nampaknya masyarakat nelayan memerlukan berbagai bentuk asuransi, yaitu Pertama, asuransi jiwa. Sebagaimana yang telah diungkapkan sebelumnya, bahwa nelayan senantiasa dihadapkan pada kegiatan usaha yang sangat rawan, dimana keganasan alam bisa merenggut nyawa mereka setiap saat. Kedua, asuransi kesehatan. Umumnya, nelayan tinggal di kawasan pemukiman yang kumuh sehingga menuntut jaminan kesehatan. Ketiga, asuransi pendidikan. Dalam rangka menyelematkan generasi nelayan dari keterbatasan ekonomi, maka diperlukan asuransi pendidikan.
Dengan demikian, sebagai penutup, penulis berharap, program DKP yang dilaksanakan pada tahun 2004 dapat terus digalakkan hingga ke seluruh pelosok nusantara dalam rangka menumbuhkan kesadaran dan kemandirian nelayan Indonesia. Tentu saja, program DKP tersebut harus disambut oleh perusahaan-perusahaan asuransi sebagai bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat nelayan yang dililit oleh kemiskinan dan ketidakpastian. Akankah asuransi nelayan menjadi perhatian bersama seluruh stakeholder perikanan ? semoga.

Lomba PAUD Sebagai Investasi Strategis Pembangunan Manusia Seutuhnya

Tema Lomba Jurnalistik PAUD 2009
“PAUD Sebagai Investasi Strategis Pembangunan Manusia Seutuhnya dan Pembangunan Nasional pada masa mendatang“
Persyaratan Lomba Jurnalistik
1. Masyarakat Umum/Wartawan.
2. Karya Tulis mengenai PAUD telah diterbitkan di surat kabar/harian/mingguan/Tabloid, dan Majalah sejak 2 Januari 2009 sampai dengan 2 Juli 2009.
3. Karya Tulis dapat berupa artikel, feature atau berita minimal 3000 karakter.
4. Kriteria penilaian mencakup: bobot tulisan, aspek investigasi, argumentasi, orisinilitas data dan fakta, teknik penulisan, struktur penulisan dan bahasa, serta bloking masalah. Solusi: pemecahan masalah yang ditawarkan bukan sekedar fakta dan data. Inovasi: adanya penemuan baru/ide baru.
5. Karya Tulis (bukti penerbitan, kliping, dan naskah asli serta identitas diri dan kontrak person) dikirim ke:
PANITIA LOMBA JURNALISTIK PAUD TINGKAT NASIONAL TAHUN 2009
Up Subdit Kemitraan d/a Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Ditjen PNFI, Depdiknas.
Gedung E Lantai VII. Jalan: Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta 10270.
Hadiah Pemenang (Pajak ditanggung Pemenang Lomba)
1. Juara I ( Rp.12.500.000,- )
2. Juara II ( Rp.10.000.000,- )
3. Juara III ( Rp.7.500.000,- )
4. Juara Harapan I ( Rp.6.500.000,- )
5. Juara Harapan II ( Rp.5.000.000,- )
6. Juara Harapan III ( Rp.4.000.000,- )
Pengumuman Pemenang Lomba
Pengumuman pemenang akan diinformasikan melalui surat kepada yang bersangkutan selambat – lambatnya pada akhir bulan September 2009.
Ketentuan Tambahan
1. Segala hasil keputusan panitia mutlak tidak dapat diganggu gugat.
2. Naskah yang masuk menjadi hak Panitia.
Sumber
Direktorat PAUD, Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal.
Keterangan lengkap klik http://www.depdiknas.go.id

Lomba Karya Tulis dalam rangka Hari Pahlawan tahun 2009

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tanggal 10 November 2009 Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Balai Pelestarian Sejarah Dan Nilai Tradisional Yogyakarta Mengadakan Lomba Karya Tulis Ilmiah Dengan Tema “Revitalisasi Nilai-Nilai Kepahlawanan Dalam Rangka Pembentukan Karakter Bangsa”.

A. KETENTUAN LOMBA
1 Karya tulis harus asli, bukan kutipan, terjemahan atau saduran dari tulisan orang lain, dan belum pernah diikutsertakan dalam lomba karya tulis manapun, serta belum pernah dipublikasikan.
2. Karya tulis disusun dengan menggunakan ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan dalam bentuk ilmiah populer, dan harus mengacu salah satu judul yang telah ditetapkan panitia.
3. Karya tulis diketik dengan jarak 2 (dua) spasi menggunakan kertas HVS ukuran kuarto sebanyak 15-20 halaman tidak timbal balik (tidak termasuk lampiran, daftar isi, dan foto).
4. Karya tulis yang jumlah halamannya kurang atau melebihi dari ketentuan tersebut tidak akan dinilai oleh dewan juri.
5. Lomba bersifat karya individu, bukan kelompok. Masing-masing peserta bisa mengirim maximal 2 (dua) judul.
Karya tulis dibuat rangkap tiga dan dikirim langsung atau melalui pos dalam amplop tertutup pada sudut kiri atas amplop ditulis ” Lomba Karya Tulis Kesejarahan ”, atau dapat diserahkan langsung ke panitia Lomba Karya Tulis Kesejarahan yang beralamat di Balai Pelestarian Sejarah Dan Nilai Tradisional Yogyakarta, Jl. Brigjen Katamso No. 139 Yogyakarta, Telp. (0274) 373241
6. Karya tulis dilengkapi dengan identitas diri sebagai berikut :
a. Nama, tempat dan tanggal lahir peserta
b. Foto copy kartu pelajar atau surat keterangan sekolah, nomor telepon sekolah atau fax, nomor telepon peserta (HP)
7. Karya tulis yang masuk menjadi hak panitia sepenuhnya.
8. Lomba karya tulis dimulai tanggal 1 April 2009 dan ditutup tanggal 15 Oktober 2009 (cap pos).

B. JUDUL
Adapun judul-judul yang bisa dipilih oleh peserta sebagai berikut :
1. Kepahlawanan di mata generasi muda
2. Nilai-nilai kepahlawanan di era reformasi
3. Pendapat saya tentang sosok pahlawan
4. Menyambut hari Pahlawan tahun 2009 : Potret Diri Anak Zaman
5. Generasi muda sebagai pewaris nilai-nilai kepahlawanan
6. Dengan semangat kepahlawanan kita wujudkan persatuan dan kesatuan bangsa
7. Nilai-nilai kepahlawanan dalam pembentukan karakter bangsa
8. Nilai-nilai kepahlawanan sesuai jiwa zaman
9. Nilai-nilai kepahlawanan dan semangat generasi muda dalam melestarikan kehidupan bangsa
10. Pahlawan dan jati diri bangsa

Tulisan Sebelumnya »

Kategori