Oleh: ikanbijak | Januari 31, 2016

Menikmati Wisata Bahari di Pulau Umang

Dermaga Pulau Umang

dermaga Pulau Umang

Umang atau kumang adalah binatang laut yang sering dijadikan mainan oleh anak-anak dengan cat berwarna-warni. Bentuk bangunan yang bulat di Pulau Umang adalah penggambaran atas nama Pulau Umang, salah satu pulau kecil di ujung tanah Jawa, tepatnya di Kabupaten Pandeglang, Banten. Kini, pulau kecil ini disulap menjadi objek wisata yang sudah menasional, yang dicerminkan tiap weekend banyak dikunjungi wisatawan, khususnya mereka yang tinggal di seputaran jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Pukul 09.00 WIB kami tiba di dermaga penyeberangan Pantai Sumur-Pulau Umang, dimana kami melaporkan terlebih dahulu kepada petugas darat untuk berkunjung ke Pulau Umang. Biayanya cukup murah, yaitu Rp 100.000 (seratus ribu rupiah) per trip (bolak-balik) dengan mendapatkan fasilitas wellcome drink. Perahu bergerak lambat, karena memang tidak membutuhkan waktu lama untuk menyebrang. Saat itu, matahari matahari bersinar terik, tanpa ada kumpulan awan yang coba menghalanginya. Tentu saja, ini memasuki bulan Agustus yang biasanya langit jarang menurunkan hujan alias musim kemarau, sehingga ditemukan kumpulan awan tipis dengan latar belakang hamparan langit biru.

Karena bulan Agustus mulai berhembus angin selatan, maka angin berhembus kuat dan menciptakan arus laut yang mampu mengombang-ambingkan perahu sampan yang kami tumpangi. Namun sebagai anak pantai, kami sekeluarga sudah terbiasa, dan tidak perlu takut, kecuali musim barat yang terjadi pada bulan November-Februari, yang angin serta ombaknya mampu menenggelamkan kapal.

Tidak lebih dari 20 menit, kami berhasil menginjakkan kaki di Pulau Umang. Ketika menginjakkan kaki di dermaga pulau ini, terlihat para wisatawan sedang berenang di kolam renang yang terdapat di depan bangunan berbentuk kumang berwarna putih, salah satu ikon pulau ini. Pola bangunan cottage di Pulau Umang tersebar mengelilingi pinggiran pulau, dimana diantara bangunan cottage tersebut terdapat bangunan kecil beratapkan ijuk sebagai sarana berteduh untuk menikmati keindahan pulau.

Dengan luasan yang hanya 5 hektar, pengunjung tidak memerlukan waktu lama untuk berkeliling. Bagi mereka yang tidak tahan panas, pengelola membuatkan jogging track yang mengeliling pulau yang dinaungi pepohonan vegetasi pantai, sehingga suanana teduh dan nyaman melupakan perjalanan berkeliling pulau.

Menjelang waktu magrib, disinilah lokasi terbaik untuk menikmati detik-detik matahari tenggelam (sunset), dimana matahari lenyap ditelah laut yang meninggalkan warna orange di ufuk barat, yang beberapa menit kemudian menghasilkan warna biru yang sangat indah (blue hour). Disinilah momen terbaik bagi para fotografer untuk mengabadikan fenomena alam yang jamak terjadi. Sementara itu, tidak jauh dari Pulau Umang terdapat Pulau Oar yang menjadi lokasi favorit untuk berenang dan snorkeling, serta menikmati fasilitas wisata banana boat berkeliling pulau.

Hamparan PAsir Pulau Oar


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: